Tiga kasus serta konsekuensi yang di dapat dalam pembuatan flashdisk custom

Nilai kualitas konten

Tiga kasus serta konsekuensi yang di dapat dalam pembuatan flashdisk custom.

Hi,Dalam pembuatan flashdisk custom tidak serta merta berjalan dengan mulus terkadang ada saja hal yang membuat flashdisk custom itu gagal ataupun tidak bisa di pakai oleh penggunanya. Nah kali ini kita akan membahas tiga Kasus flashdisk serta konsekuensi yang di dapat dalam pembuatan flashdisk custom.

Kasus Ke-1
USB Flashdisk  Belum Jadi Saat Acara, kasus yang pertama ini sering sekali terjadi pada proses produksi dan malah sering di remehkan para pekerja di perusahaan. Padahal, hal ini sangat berpengaruh sekali bagi pihak custemer dan biasanya custemer tidak akan peduli dengan keterlambatan seperti ini,
dan inilah konsekuensi yang harus di terima para distributor souvenir flashdisk ketika terjadi keterlambat produksi:

  • Harus membeli USB kosong tanpa branding(kalau masih ada waktu).
  • Bila harus diisi data, para pekerja harus bekerja non-stop hingga larut malam.
  • Acara terganggu saat berlangsung.
  • Reputasi perusahaan turun.
  • Anda & Pimpinan malu kehilangan muka.

Kasus Ke-2
USB Flashdisk Error, kasus ini berkaitan dengan kualitas dari flashdisk itu sendiri dan jika ada flashdisk yang error inilah konsekuensi yang harus di terima:

  • Data lambat saat di-copy, atau lebih parah tidak bisa di-copysama sekali.
  • Data tidak bisa dibaca/diakses saat acara berlangsung.
  • Acara terganggu.
  • Anda & Pimpinan stress serta sangat malu saat acara.

Kasus Ke-3
USB Flashdisk Salah produksi – Warna atau Desain Tidak Sesuai Artwork/Sample Proof, kasus yang terakhir ini berkaitan dengan dengan design untuk itu para distributor souvenir Flashdisk Custom harus memiliki pekerja design yang benar-benar memiliki ahli dalam mendesign karena jika ada kesalahan produksi dalam design yang tidak sesuai dengan keinginan custemer, distributor souvenir flashdisk custom yang bersangkutan akan menerima kosekuensi seperti berikut:

  • Hasil kerja tidak diapresiasi oleh publik.
  • Memberi persepsi negatif.
  • Bila tidak jadi digunakan, harus mengeluarkan uang lagi untuk mengganti barang.
  • Reputasi perusahaan turun & pimpinan malu kehilangan muka.
  • Anda ditegur & dimarahi Pimpinan.
  • Merusak seluruh rencana acara.
5/5 (1)
Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *